Catatan jelang pagi
Aku coba menutup mata dan membiarkan diriku terlelap meski hy sesaat, namun lintasan peristiwa yg akhir2 ini terjadi membuat aku terbangun kembali. Kata2 argumen dan debat yg cukup mengguncang hati dan perasaan dari masing2 pihak menyisakan tak lebih dari segores luka serta kedongkolan yg mendalam...
Perlahan hati yang tadinya dipenuhi dg warna kesukaan berangsur angsur menjadi abu-abu dan tawar, aku coba mengambil cat warna dari hari-hari hidupku utk kembali menggores warnanya didalam hatiku rasanya menjadi hal yang sia-sia... warna abu-abu itu semakin lekat menggantikan warna warni didalam hatiku...
aku coba pejamkan mata lebih erat lagi dan berharap setelah aku buka kembali warna warni itu masih tersisa....


<< Home